Hallo, Selamat Datang!

HMTL UII

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia Salam Lestari

Hello

KamiHMTL UII

Selamat datang di website Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia. Website ini dibuat sebagai media informasi dan komunikasi untuk mahasiswa serta masyarakat. Disini anda dapat mengenal lebih dekat tentang profil, program kerja, dan kegiatan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Pengurus Inti

  • Yusuf Hindrawan

    Ketua Umum HMTL UII

  • Zidan Nabil

    Wakil Ketua Internal

  • Fitriani Nuraisyah

    Sekretaris I

  • Usman Bayu Sajiwo

    Wakil Ketua Eksternal

  • Aiko Sarasvaty Prabowo

    Bendahara I

  • Dwita Sari Fathina

    Sekretaris II

  • Aning Sekar Wiguna

    Bendahara II

departemen

  • Dalam Negeri

    More

  • Hubungan Luar

    More

  • Informasi & Komunikasi

    More

  • Kewirausahaan

    More

  • Minat Bakat

    More

  • Pengabdian Masyarakat

    More

  • Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa

    More

  • Keilmuan

    More

MATRIKS HMTL AGUSTUS 2022

Latest Post

Mengenal Owa Jawa, Primata Endemik yang Terancam Punah

 


Mengenal Owa Jawa, Primata Endemik yang Terancam Punah

Oleh : Supranoto (TL19)

Lebih dari 20 primata jenis owa tersebar di seluruh wilayah Asia, dan 8 lebih di antaranya berada di Indonesia (Roos, et. Al. 2014). Salah satu dari jenis yang berada di Indonesia tersebut adalah Owa Jawa.

Owa Jawa atau Javan Gibbon (Hylobates Moloch) merupakan kera atau primata endemik anggota suku Hylobatidae yang hanya hidup di Pulau Jawa. Primata jenis ini umumnya hidup di Indonesia bagian barat, yaitu meliputi wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Habitat Owa Jawa

Owa Jawa hidup di hutan tropis dan subtropis, dengan tingkat ketinggian 1.400-1.600 MDPL (Meter Di atas Permukaan Laut). Owa Jawa merupakan satwa diurnal dan arboreal, yang artinya mayoritas pergerakan hidupnya mulai dari bersosial, tidur, hingga mencari makan berada di atas pohon. Karenanya, mereka memerlukan kondisi hutan yang asri dengan pepohonan tinggi untuk tempat hidupnya.

Habitat Owa Jawa di wilayah Jawa Tengah tersebar di beberapa tempat, seperti Gunung Slamet, Pegunungan Dieng, dan Hutan Petungkriyono Pekalongan. Sedangkan di wilayah Jawa Barat terdapat di wilayah Gunung Puntang, Gunung Halimun, Gunung Salak dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Lalu di wilayah Banten Owa Jawa dapat dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon.

Ciri Owa Jawa

Salah satu ciri pengenal dari Owa Jawa adalah bulunya berwarna keabu-abuan, dengan sisi atas kepala lebih gelap, dan wajah berwarna kehitaman.

Owa Jawa tidak memiliki ekor dan berlengan relatif panjang. Tangannya lebih panjang dibandingkan dengan panjang tubuhnya sendiri. Tangan yang panjang dan berotot kuat ini digunakan sebagai tumpuan untuk mengayun dan berpindah dari dahan pohon tinggi yang satu ke dahan pohon tinggi yang lain.

Owa Jawa mempunyai kebiasaan melakukan aktivitas bersuara, terutama pada pagi hari dan biasa disebut morning call. Perilaku bersuara tersebut berfungsi sebagai cara komunikasi untuk memberitahu keberadaan kelompoknya. Suara pada Owa Jawa jawa dapat didengar oleh manusia hingga jarak 500–1.500 meter. (Kappeler,. 1984).

Primata endemik Pulau Jawa ini memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Owa Jawa berperan sebagai komponen heterotrof yang memakan buah-buahan di hutan lalu menyebarkan bijinya.

Biji yang disebar secara tidak langsung akan menumbuhkan pohon-pohon baru di hutan. Oleh sebab itu, keseimbangan ekosistem hutan akan terganggu apabila populasi Owa Jawa di hutan semakin menurun.

Dikutip dari situs www.greneers.co, Owa Jawa hidup secara monogami, sehingga populasinya juga sangat kecil. Yaitu dalam setiap kelompok maksimal hanya terdiri dari enam individu. Jika salah satu pasangan Owa Jawa baik individu jantan atau betina mati, mereka tidak akan mencari pasangan baru.

Itulah sebabnya Owa Jawa mendapatkan julukan si primata yang setia. Namun di lain sisi, hal tersebut menyebabkan populasi Owa Jawa sulit untuk berkembang.

Kondisi Owa Jawa

Dikutip dari buku Bioekologi dan Konservasi Owa Jawa (2016), dituliskan bahwa berdasarkan hasil penelitian dan sensus yang dilakukan oleh beberapa peneliti menunjukkan bahwa populasi jenis primata Owa Jawa memiliki kecenderungan menurun.

Survei yang dilakukan Kappeler (1984) pada 40 lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah memperkirakan populasi Owa Jawa sekitar 8.000 individu. Namun, hasil survei yang pernah dilakukan pada tahun 1992–1994 menunjukkan tidak ditemukan lagi populasi owa di 16 lokasi yang pernah disurvei sebelumnya.

Bahkan, hasil survei di sembilan tempat lainnya menunjukkan kondisi populasi yang kritis karena berada pada kawasan hutan dengan luasan habitat yang sangat kecil (0,5–5 km²) dan terfragmentasi.

Berdasarkan laporan Conservation Assessment and Management Plan Primata Indonesia, ukuran populasi Owa Jawa diperkirakan sekitar 400–2.000 individu (Supriatna et al., 2001).

Dalam penelitian yang lain, menyebutkan bahwa populasi Owa Jawa sekitar 4.000–4.500 individu (Nijman, 2004) dan 2.600–5.304 individu (Djanubudiman et al., 2004).

Sedangkan populasi terbaru yang dilansir oleh situs Yayasan Owa Jawa[A1] , populasi Owa Jawa di alam liar saat ini diperkirakan hanya tinggal 2.000-4.000 ekor. Sehingga Owa Jawa menjadi primata keluarga owa paling langka di dunia.

Menurut The IUCN Red List of Threatened Species, Owa Jawa dikelompokkan ke dalam kategori Endangered (E) atau genting (Andayani et al., 2008). Bahkan, IUCN pernah memasukkan status keterancaman spesies ini sebagai Critically Endangered (CR) atau kiritis pada tahun 1996 dan 2000.

Hal tersebut menandakan Owa Jawa sedang menghadapi resiko kepunahan sangat tinggi di alam. Hal ini terjadi karena populasi Owa Jawa di alam mengalami tekanan akibat alih fungsi hutan dan perburuan liar untuk dijualbelikan.

Upaya Mengatasi

Dalam kacamata hukum di Indonesia, Owa Jawa termasuk jenis satwa yang dilindungi. Hal tersebut termaktub dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Selain penegakan hukum, konservasi dan perbaikan habitat perlu dilakukan. Selain itu, perusakan hutan secara massif harus segera dihentikan

 [A1]owajawa.or.id

Karya Tulis Ilmiah UKM Ristek 2021

 


 

Berikut  karya dari teman teman UKM Ristek HMTL UII 2021


Kumpulan Karya Tulis Ilmiah UKM Ristek 2021

GALERI KEGIATAN HMTL UII 2020/2021

 Berikut kegiatan dari HMTL Adaptif UII  

 

Departemen Dalam Negeri

1.  DIKSI (Diskusi dan Silaturahmi) 

 Diksi atau diskusi dan silaturahmi merupakan kegiatan yang bertujuan sebagai ajang berdiskusi serta bersilaturahmi keluarga Teknik Lingkungan yang terdiri dari mahasiswa Teknik lingkungan, dosen, karyawan maupun alumni. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan diskusi dan silaturahmi sehingga semuanya dapat mengenal dengan baik 




 

2. Enviro Graduation 

Enviro Graduation adalah kegiatan untuk mengapresiasi mahasiswa dan mahasiswi yang sudah di wisuda yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa aktif Tekni lingkungan UII 

 




Departemen Minat dan Bakat

1.  Enviro Champion 

 Enviro Champion adalah kegiatan rutin HMTL UII dalam ajang Perlombaan E-sport yang mana diikuti oleh mahasiswa aktif Teknik Lingkungan UII. Pandemi ini tidak menghalangi kegiatan ini karena perlombaan diadakan secara online. 

 


 

2. NATURE

Nature atau Night of Art and Culture adalah kegiatan mengenalkan UKM seni HMTL FTSP UII, mengapresiasi minat dan bakat mahasiswa/i Teknik Lingkungan FTSP UII di bidang seni, serta meningkatkan kreativitas mahasiswa/i Teknik Lingkungan FTSP UII di bidang seni.  



 



3. UKM Olahraga 

UKM olahraga adalah Unit Kegiatan Mahasiswa bidang non akademik. UKM ini mewadahai minat dan bakat kepada Mahasiswa TL UII di bidang olahraga yang mencakup  kegiatan futsal, basket dan bulu tangkis 

 



 


 

3. UKM Seni  

UKM Seni adalah Unit Kegiatan Mahasiswa bidang non akademik. UKM ini mewadahai minat dan bakat kepada Mahasiswa TL UII di bidang seni seperti musik, tari serta media berisi bidang di bidang desain grafis, video grafis, dan fotografi.




 




Departemen Keilmuan 

1.  Ristek  

 Ristek atau riset dan teknologi adalah UKM dalam bidang keilmiahan, kegiatan untuk mengembangkan minat dan potensi terkait pengembangan riset keilmiahan dan teknologi. Dengan melakukan aktivitas seperti pelatihan penyusunan KTI dan atau Mading mengenai riset dan Teknologi 



 

 

 

2. Evic

Evic atau Environmental English Comunity adalah sebuah UKM  yang mewadahi mahasiswa Teknik Lingkungan UII untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang Bahasa Inggris. 



 (foto) 


 

 

3. Enviro Training  

Enviro Training adalah kegiatan  sosialisasi kepada mahasiswa Teknik Lingkungan UII terkait pelatihan. Serta kegiatan pelatihan bersertifikasi untuk mahasiswa Teknik Lingkungan dalam keahlian tertentu dimana pelatihan tersebut tidak ada di kegiatan perkuliahan


Departemen PSDM 

1.  LDK 2020  

 LDK 2020 adalah Latihan Dasar kepemimpinan ditujukan untuk Mahasiswa Teknik Lingkungan Angkatan 2020 dengan tujuan mampu meningkatkan jiwa kepemimpinan dalam diri mahasiswa dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sifat dan sikap kepemimpinan. Kegiatan berisi dengan serangkaian acara dengan 3 (tiga) materi pembahasan yaitu, Kepemimpinan, Problem Solving dan Public Speaking, serta Manajemen Diri.

 (foto)


 


2. FOCUS  2021

 Forum Discussion (FOCUS) 2021 merupakan suatu program kerja Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan khususnya dalam disiplin ilmu, keterampilan public speaking, dan cara critical thinking serta menjadikan mahasiswa yang peka dan tanggap. Mahasiswa dan keorganisasian sering kali dikaitkan dengan perubahan baik secara makro maupun secara mikro.

 



Departemen Pengabdian Masyarakat  

1. Dusun Binaan   

 Dusun Binaan adalah kegiatan yang bertujuan menciptakan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan serta mandiri dalam mengelola lingkungan. Kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu budidaya lele dan kangkung serta controlling ke dusun binaan. 

 



 

 

2. Zero waste 

Zero Waste merupakan kegiatan mengurangi atau meminimalisir dan mendaur ulang sampah yang masih layak digunakan untuk digunakan kembali di lingkungan FTSP UII.  Zero Waste ini dijalankan oleh Mahasiswa aktif TL UII. selain di lingkungan FTSP zero waste juga mengedukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah. 

 



3. Aksi Sosial   

 Aksi Sosial adalah salah satu program kerja dari Departemen Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelaksanaan Kegiatan sosial dengan target masyarakat. Tujuan dari program kerja Aksi Sosial adalah Membawa nama HMTL FTSP UII untuk membantu masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan sosial. 

 

 


 


2. Hari Lingkungan 

Hari Lingkungan adalah kegiatan partisipasi HMTL UII dalam memperingati Hari Lingkungan. yang mana terdapat 2 kegiatan yaitu perayaan hari sungai nasional serta hari menanam pohon sedunia 






Departemen Hubungan Luar  

1. Kunjungan Himpunan Online    

 Kunjungan Himpunan Online ini termasuk kedalam fungsi departemen Hubungan luar. Kegiatan kunjungan online adalah aktivitas sharing secara online untuk tujuan bisa saling  peningkatan kualitas kinerja keorganisasian. 




  

2. Kelas Alumni 

Kelas alumni adalah kegaitan sharing bersama alumni TL UII dengan tujuan  menjalin silaturahim antara mahasiswa, prodi, dan alumni serta sharing pengalaman oleh alumni dalam dunia kerja. 

 



Departemen Informasi dan Komunikasi   

1. E-Tutor    

 e-tutor adalah bimbingan belajar oleh tentor  kepada mahasiswa untuk membantu kelancaran dalam proses mengerjakan tugas besar yang membutuhkan aplikasi seperti Qgis  untuk menyelesaikannya.










Gedung FTSP UII, Jln. Kaliurang KM 14, Sleman, Yogyakarta
082280705508 (INFOKOM)
081806698002 (HUBLU)

SEND US A MESSAGE